Geologi
Geologi

M. Eugene Francois Thomas Dubois

MARIE EUGENE FRANCOIS THOMAS DUBOIS  (1858 – 1940)

DuboisDubois adalah seorang ahli paleoantropologi terkemuka yang namanya mendunia karena menemukan fosil manusia purba yang diberinya nama Pithecanthropus erectus, atau Java Man. Nomenklatur ini kemudian direvisi menjadi Homo erectus. Meski sebelumnya fosil manusia purba telah cukup banyak ditemukan dan diteliti, Dubois adalah antropolog pertama yang dengan sengaja melakukan pencarian fosil manusia purba.

Sejak kecil Dubois sudah tertarik pada berbagai fenomena alam. Dia sering menjelajahi gua bawah tanah G. St. Pieter dan mengumpulkan aneka tumbuhan, batuan, kulit kerang, serangga dan tengkorak binatang. Di tempat tinggal keluarganya di Limburg, Roemond dia pernah menghadiri kuliah tentang teori evolusi Darwin yang disampaikan oleh seorang ahli biologi berkebangsaan Jerman bernama Karl Vogt.

Pada tahun 1877 dia memutuskan untuk masuk sekolah kedokteran di Universitas Amsterdam, dan selagi masih menjadi mahasiswa dia sudah mengajar anatomi. Dubois menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1884, dan setelah itu dia menerima tawaran Max Fürbringer, gurunya, untuk memperdalam anatomi. Antara tahun 1881-1887 dia mempelajari anatomi perbandingan dan menjadi asisten Fürbringer.

Minat utama Dubois adalah evolusi manusia, dan dia dipengaruhi oleh Ernst Haeckel yang berpendapat bahwa ada spesies perantara dalam proses evolusi kera menjadi manusia. Mahluk perantara ini dikenal dengan sebutan missing link. Untuk mencari sosok missing link ini maka pada tahun 1887 dia bergabung dengan tentara Belanda dan berlayar ke Hindia Belanda. Dubois berpendapat bahwa tempat asal mahluk perantara ini ada di kawasan tropika.

Antara tahun 1887-1895 Dubois sibuk melakukan penggalian di tempat-tempat yang potensial di dekat sungai, ataupun gua. Padas mulanya dia melakukan penggalian di Sumatera, kemudian beralih ke Jawa. Pada tahun 1891 Dubois menemukan fosil kerangka manusia purba yang diberi nama Pithecanthopus erectus (kera-manusia yang berdiri tegak), yang sekarang telah diubah namanya menjadi Homo erectus (manusia yang berdiri tegak). Fosil penemuan Dubois ini merupakan fosil hominid pertama yang ditemukan di luar Afrika maupun Eropa.

Pada tahun 1895 Dubois kembali ke Eropa dan melakukan perjalanan keliling Eropa untuk meyakinkan dunia ilmiah bahwa dia telah menemukan the missing link.

Koleksi paleontologis dan arsip-arsip milik Dubois kini disimpan di lembaga Naturalis di Leiden, Belanda.

 

Acuan :
Instituut Voor Nederlandse Geschiedenis, www.wikipedia.com & R. Sukamto

© Museum Geologi Bandung - created by 3Gen-ITDev