Awal tahun 2020 dunia digemparkan dengan mulai mewabahnya virus Covid-19 yang penyebarannya sangan cepat dan hampir ke seluruh penjuru dunia. Virus Covid-19 jenis baru yang awal kemunculannya di Wuhan, China pada pertengahan November 2019 ini, semakin membuat masyarakat dunia khawatir. Sampai saat ini (per 8 April 2020), sudah terkonfirmasi lebih dari 1.2 juta pasien positif Covid-19 di seluruh dunia, dengan angka kematian mencapai 67.767 jiwa. Segala upaya dilakukan untuk mengantisipasinya mulai penerapan pola hidup sehat, social distancing, hingga hal yang paling ekstrim dengan melakukan lockdown pada suatu wilayah seperti yang dilakukan beberapa negara.

Begitupun Indonesia, penyebaran virus Covid-19 juga semakin meluas dengan jumlah pasien positif yang terus bertambah. Sejak awal diumumkan oleh presiden pada 3 Maret lalu, segala lini semakin memperketat pengawasan dan berupaya untuk mengantisipasi penyebaran virus ini. Museum geologi, dengan layanan pengunjung hampir 4000 orang tiap harinya menjadi satu tempat yang sangat berpotensi sebagai agen penyebaran virus.

Hand Sanitizer

Maka dari itu, segala upaya dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif yang akan ditimbulkan. Pengecekan suhu pengunjung dan penempatan hand sanitizer di berbagai sudut ruangan dilakukan sebagai antisipasi awal pencegahan virus Covid-19 di Museum Geologi. Baligo dan media informasi mengenai Covid-19 pun dipasang sebagai bentuk edukasi kepada pengunjung. Berbagai event yang akan dilaksanakan di Museum Geologi pun juga dilakukan pembatalan, seperti peringatan hari air dunia, night at the museum, maupun kegiatan-kegiatan lainnya yang akan berlangsung. Tercatat mulai tanggal 15 Maret 2020, museum geologi menutup segala akses pengunjung sampai tanggal 29 Maret 2020 nanti. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung, sterilisasi setiap sudut ruangan dilakukan dengan penyemprotan disinfektan seperti ruang pamer, koleksi fosil, batuan, maupun mineral, begitu pula dengan auditorium dan ruang kerja.Baligho

Terhitung mulai 20 Maret 2020, dilakukan kebijakan kepada seluruh pegawai untuk bekerja di rumah. Hal ini dilakukan semata sebuah usaha dan upaya bersama untuk berperang melawan korona. Yuk, bersama sama kita saling bahu membahu, mendukung segala himbauan yang dilakukan pemerintah untuk membatasi interaksi agar penyebaran virus dapat diredam. Dan jangan lupa, selalu melindungi diri dari penularan virus Covid-19 dengan tetap jaga kesehatan, asupan gizi yang cukup, cuci tangan dengan sabun, dan jaga kebersihan diri maupun benda benda yang sering kita sentuh seperti handphone maupun benda lainnya. Kita tidak takut, kita sehat, bersama kita perangi Covid-19. Penyemprotan

 

 

Author  :  Adhitya Ari Nugroho