Stone Garden

Bandung menjadi tempat favorit bagi wisatawan lokal maupun wisawatan asing yang wajib dikunjungi bersama keluarga. Salah satu tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah wisata alam. Daerah Dago, Lembang, dan daerah Ciwidey merupakan tempat favorit bagi wisatawan untuk dikunjungi.  Alasan ingin merasakan sejuknya kawasan Bandung atau sekedar menghilangkan penat dengan suasana kota, lokasi tersebut menjadi tempat yang tepat.

Namun, sesekali cobalah destinasi wisata alam di kawasan Rajamandala, Padalarang, Bandung Barat. Begitu memasuki kawasan Rajamandala, kita akan disuguhi oleh debu-debu yang mengganggu mata, suara-suara mesin pemotong batu, serta banyaknya kendaraan besar hilir mudik mengangkut bongkahan batu kapur. Sebagian daerah ini memang merupakan lokasi penambangan batugamping. Di sisi lain, daerah ini menyimpan sejarah yang begitu penting bagi Bandung dan Jawa Barat, banyak cerita masyarakat hingga cerita geologi yang tertulis di dalam beberapa buku, yang dapat kita pelajari guna menambah pengetahuan akan bentang alam di kawasan Rajamandala.

Membahas tentang destinasi wisata di kawasan Rajamandala, satu tempat yang menarik yaitu stone garden. Stone Garden mulai popular sekitar 4 tahun lalu. Hanya dengan membayar 5 ribu rupiah perorang, wisatawan sudah bisa merasakan keindahan Stone Garden untuk sekedar berfoto, menyantap makanan yang bisa kita beli dibeberapa warung atau berdiam diri untuk menikmati keindagan ciptaan sang pencipta. Khusus para penikmat fotografi kawasan ini cocok untuk mengabadikan momen berharga bersama keluarga, teman,  maupun mengabadikan hasil foto ‘landscape’.

Tempat ini menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan dengan hamparan bentang alam kars yang cukup luas. Batugamping dengan ukuran yang beragam dari  kecil hingga besar terserak di puncak perbukitan menambah keragaman geologi di tempat ini. Ragam fosil binatang laut pun ditemukan di beberapa tempat. Di lihat dari bentang alam, batuan, serta kandungan fosil yang menyusun daerah tersebut, dapat di perkirakan bahwa area Rajamandala ini dulunya merupakan lingkungan laut dangkal. Kemudian akibat proses geologi yang berkembang, maka terangkatlah batuan-batuan tersebut sehingga membentuk bentang alam seperti yang terlihat pada saat ini.

Stone Garden 2

Stone Garden 3

Untuk senantiasa menjaga kelestarian ekosistem serta warisan geologi di tengah aktivitas penambangan yang ada di daerah ini, harus dilakukan suatu pengelolaan yang berbasis lingkungan. Saat ini, pengelolaan wisata Stone Garden sudah dikelola oleh dinas terkait yang dibantu oleh warga sekitar untuk bisa memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan. Upaya pelestarian kawasan cagar alam kars ini harus dilakukan secara tepat dan berkelanjutan demi generasi yang akan datang.